We past another year with full of everything. Aku banyak belajar dari orang sekeliling yang bahagia bukannya bila memiliki apa yang dihajati tapi bila disyukuri perkara yang sudah pun di dalam genggaman. Itupun bukanlah pemilikan yang mutlak. Kerana kita hanyalah manusia yang hatta nyawa pun milik Tuhan.
Aku selalu ingatkan diri sendiri yang sedih aku, ada lagi yang lebih sedih. Derita aku, ada lagi yang lebih derita. Kalau di harap akan hijaunya padang seberang sana maka jauh lah lagi aku harus melangkah. Kenapa tidak di baja saja tanah di bawah telapak kaki?
Semakin bertambah masa semakin bertambah jugalah usia kita. Usah dikira tahun, jika esok hari mati kita, kita telah pun tua. Ingatlah, bahagia dan derita hanyalah perasaan yang sementara. Pada akhirnya yang kekal bersama kita hanyalah amal yang kita kerjakan sepanjang pinjaman nyawa oleh Allah yang Maha Esa.
Semoga diri tidak pernah lelah berusaha menjadi yang lebih baik. Learn from mistake and never afraid to start new.