Mahu dimenangi hati
Tapi yang nyata
Syaitanlah yang meraja.
Yang alim selalu berpesan
Memerangi nafsu jihadlah jalannya!
Walau pedang iman tak setajam dulu
Ku hunus juga
Biar kudrat bukanlah perwira
Dipandang Tuhan hanyalah usaha.
Kali ini
Di medan ini
Aku menang menjulang waras!
Keringat mentari petang ku seka
Lagi perang bakal mendatang
Entah tahu bersediakah jiwa.